Kamis, 12 Agustus 2010

Mudik

      Bulan Ramadhan sudah sampai, kembali umat islam menjalankan ibadah-ibadah yang penuh dengan berkah. Bulan ramadhan disebut pula bulan berkah karena dalam bulan tsb banyak sekali berkah yang diberikan Alloh kepada makhluknya.

      Di jalan-jalan  kita menjumpai banyak pedagang dadakan, ada pedagang es kelapa muda, timun suri, kurma dan tentu saja pedagang kolak yang hanya ada di bulan ramadhan. Semua mengharap keberkahan bulan ramadhan tsb dan kenyataannya semua pedagang tsb mendapat pembeli.

      Di sisi lain timbul hasrat untuk pulang kampung bagi para perantau, berbagai persiapan di lakukan dari mulai antre tiket (kereta api,kapal atau bus), beli baju untuk pulang, menukar uang receh atau menservice kendaraan pribadinya agar selalu dalam kondisi prima untuk perjalanan pulang kampung.

      Wah, keruwetan mempersiapkan hal untuk pulang kampung tsb kadang-kadang menyita waktu untuk beribadah Lha bagaimana tidak, kalau untuk antre tiket kereta aja harus dari jam 02.00 sebab loket baru dibuka pada jam 6.30. Kapan untuk sholat subuhnya?.Tapi sekarang Pemerintah sudah mengantisipasinya dengan membuka layanan pembelian tiket secara online, tapi kenyataannya masih banyak saja yang antre tiket di stasiun.kenapa ya?.

      Mudik oh mudik. tradisi yang begitu kental di Indonesia. Dari acara mudik itulah banyak terjadi transfer pengetahuan, transfer uang dan juga transfer budaya. Dari mudik juga terbuka peluang usaha dadakan yang menjanjikan. jadi bisakah kita mengambil manfaat dari suasaana mudik?..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar